NUSANTARA NEWS CENTER (NNC) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap penyelenggaraan Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan turnamen di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Menurut Tito, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola diyakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan. Kehadiran ribuan penonton dinilai dapat mendorong peningkatan pendapatan pedagang, pelaku UMKM, hingga sektor jasa yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Selain memberikan manfaat ekonomi, Mendagri menilai Piala Presiden juga memiliki peran penting sebagai ajang pembinaan dan pencarian talenta sepak bola nasional. Kompetisi yang berkualitas diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.

Pemerintah berharap penyelenggaraan Piala Presiden 2026 dapat menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat ekosistem sepak bola nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui peningkatan aktivitas usaha selama berlangsungnya turnamen.