Representative Image (Foto: X)
Nusantara News Center (NNC), Omsk — Ukraina mengklaim telah menyerang kilang minyak Omsk milik Gazprom Neft di Siberia, Rusia, pada Kamis (8/10/2026). Serangan menggunakan drone jarak jauh tersebut menyasar salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Rusia yang disebut turut memasok bahan bakar bagi militer Moskow.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengonfirmasi serangan tersebut. Dalam pernyataannya, militer Ukraina menyebut penghancuran fasilitas semacam itu sebagai bagian dari upaya mengurangi kemampuan ekonomi dan militer Rusia dalam melanjutkan perang.
“Penghancuran fasilitas semacam itu merupakan pelaksanaan hak Ukraina untuk membela diri yang tidak dapat dicabut berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB dan bertujuan mengurangi potensi militer-ekonomi Federasi Rusia,” demikian pernyataan Staf Umum Ukraina, sebagaimana dikutip Kyiv Independent.
Sementara itu, Gubernur Wilayah Omsk Vitaly Khotsenko menyatakan sebuah drone menghantam kawasan industri. Namun, informasi mengenai tingkat kerusakan kilang akibat serangan terbaru tersebut belum dijelaskan secara terperinci.
Kilang Omsk sebelumnya juga menjadi sasaran serangan pada Juli 2026. Fasilitas yang dioperasikan Gazprom Neft itu sempat menghentikan operasional setelah serangan tersebut. Kilang ini memiliki kapasitas pengolahan sekitar 22–23 juta ton minyak per tahun, menjadikannya salah satu fasilitas strategis dalam industri energi Rusia.
Serangan terbaru tersebut memperlihatkan berlanjutnya strategi Ukraina untuk menyasar infrastruktur energi Rusia, terutama fasilitas pengolahan minyak yang berperan dalam memasok kebutuhan bahan bakar domestik dan militer.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan drone jarak jauh terhadap kilang minyak dan fasilitas penyimpanan bahan bakar Rusia. Kyiv menyatakan serangan itu bertujuan mengurangi sumber pendapatan dan kemampuan logistik Moskow dalam perang yang telah berlangsung sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022.
Di sisi lain, Rusia juga terus melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina. Serangan tersebut menambah tekanan terhadap sistem pasokan energi kedua negara menjelang musim dingin.
Dampak serangan terhadap kilang Omsk kali ini masih perlu dipastikan. Belum ada keterangan terperinci yang dapat memastikan besarnya kerusakan maupun berapa lama operasional fasilitas tersebut akan terdampak.
Nusantara News Center